Semakin Hari Media Semakin Dipenuhi Hal Yang Membosankan



Hei sobat pernah gak sih sobat merasa bosan atau muak terhadap sesuatu? Nah kali ini saya sedang merasakannya, bagaimana tidak! Sekarang ini kebanyakan isi media di  TV, radio, jejaring sosial  kita di isi dengan hal yang itu-itu saja.

Sebagai seseorang yang memiliki ketertarikan tinggi tentang kesusastraan saya merasa sangat miris dengan kebanyakan isi media yang menyajikan konten sastra  yang menjijikan saat ini. Media kita semakin kesini semakin di isi dengan hal-hal yang membuat kita semakin cengeng, malas berfikir dan berkembang.

Tayangan di TV dipenuhi dengan sinetron yang ceritanya itu-itu saja, laki-laki dengan wanitanya, wanita dengan laki-lakinya dan selalu begitu seterusnya. Begitu juga dunia musik kita, lagu-lagu yang menguasai pasar dan diminati adalah lagu lagu tentang Si A dan Si B saling suka, pacaran lalu pisah, lalu selingkuh blablabla. Sosial media pun dipenuhi dengan update postingan yang sama . Seperti tidak ada lagi hal-hal yang lain yang bisa untuk diangkat.

Padahal diluar sana banyak sekali hal-hal yang lebih penting yang bisa diangkat, kenapa harus itu lagi dan itu lagi.

Diluar sana lingkungan kita semakin hari semakin rusak, keadilan mulai luntur, budaya mulai punah, bencana dimana-mana, Pengangguran dimana-mana, Politik kita berantakan, hukum kita tumpul ke atas tajam kebawah dan masih banyak lagi.

Kenapa kita masih dipusingkan dan dijejali dengan hal yang murahan, saya kurang setuju dan muak dari hasil pemikiran pemikiran yang tertuang di kebanyakan media kita saat ini. Saya bukan orang yang anti dengan media karena tidak bisa dipungkiri kalau ada juga informasi penting yang bisa saya dapatkan dari media namun yang saya sesali kebanyakan konten yang di sajikan cenderung membuat kita malas untuk berfikir, lemah dengan keadaan, seolah-olah kita sebagai manusia tidak memiliki energi untuk bangkit, tenang dan cerdas dalam mengambil tindakan.

Jujur saja sejak kecil  saya memang cenderung dijejali dengan tayangan seperti itu, karena memang isi media kita dipenuhi dengan hal-hal seperti itu, pasar di media dikuasai sinetron remaja, lagu-lagu  putus asa alias cengeng,dan sejenisnya.

Baru ketika beranjak dewasa saya mulai banyak membaca buku-buku,  mendengarkan lagu-lagu bertemakan sosial"Perlawanan" juga banyak membaca karya sastra berupa puisi tentang perlawanan. Hasilnya saya justru langsung jatuh cinta dengan puisi dan musik yang bertemakan perlawanan . Karya sastra tersebut mampu membangkitkan semangat saya, membuka pikiran dan menyentuh nurani saya sebagai manusia yang jauh dari sempurna.

Semakin hari saya semakin sadar bahwa sesungguhnya hidup ini merupakan tantangan untuk kita, jadi kita harus kuat menjalaninya, harus cerdas bertindak tapi jangan lupa juga untuk mengandalkan nurani kita, karena itulah salah satu kekayanan terbesar yang kita miliki.

Yang harus diingat adalah jangan jadi generasi putus asa yang hanya mengurusi hal-hal cengeng yang itu-itu saja, cobalah untuk melihat hal yang lebih luas, karena masih banyak diluar sana hal-hal yang harus diperjuangkan.

Jadilah legenda untuk bangsa, keluarga, sahabat, pacar ataupun banyak orang :)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Semakin Hari Media Semakin Dipenuhi Hal Yang Membosankan"

Popular Posts