Tan Malaka Pahlawan Yang Terlupakan "Kata-Kata Bijak Tan Malaka"


Berbicara soal Tan Malaka memang cukup menyanyat hati, pasalnya dia adalah seorang yang sangat berjasa bagi Indonesia namun seakan dihilanggan dari sejarah.

Mengapa saya katakan Tan Malaka amat sangat berjasa ?

Karena ia adalah orang pertama melawan dan menantang kolonialisme di Hindia Belanda bahkan sebelum presiden pertama kita yaitu Soekarno - Hatta, ia juga yang pertama kali mencetuskan sebuah konsep tentang "Republik Indonesia" melalui buku karyanya yang berjudul Naar De Republiek Indonesia tahun 1925,buku ini yang menginspirasi Soekarno, Hatta dan Sjahrir dan lainnya untuk memperjuangkan kemerdekan bangsa kita dari barisan yang berbeda. Sementara Tan malaka berjuang seorang diri mulai dari mengumpulkan kesatuan masa, menulis buku, bertempur langsung dengan Penjajah Belanda hingga berbicara dalam kongres internasional, tak heran kalau ia sering menjadi buruan interpol dan keluar masuk penjara berkali kali.

Tragisnya perjuangan beliau dibalas dengan kekejaman oleh Indonesia dengan timah panas, Tan Malaka ditembak mati oleh Tentara Republik Indonesia yang ia dirikan sendiri pada tahun 1949 di kediri dan sampai saat ini jenazahnya belum diketahui keberadaannya. Kendati demikian pada 28 maret tahun 1963 ia diangkat sebagai Pahlawan Nasional oleh presiden Soekarno. Namun pada masa orde baru tahun 1966-1998 namanya seakan dihapus dari sejarah Indonesia, nama Tan Malaka di coret dari daftar pahlawan nasional nama tan malaka hampir tidak pernah dibahas dalam pelajaran dari sekolah dasar sampai sekolah menengah.

Benar-benar tragis bukan kisahnya ? namun kebaikan tetaplah kebaikan, karya-karya Tan Malaka masih nyata kita jumpai saat ini, dan kisah hidupnya jadi inspirasi banyak orang.

Berikut  saya sajikan  beberapa tulisan dari Tan Malaka :

Kata - kata bijak Tan Malaka

Bergelap-gelaplah dalam terang, dan berterang-teranglah dalam gelap
By Tan Malaka

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda
By Tan Malaka

Sedangkan sebetulnya cara mendapatkan hasil itulah yang lebih penting daripada hasil itu sendiri"
By Tan Malaka

Ingatlah! Bahwa dari dalam kubur, suara saya akan lebih keras daripada dari atas bumi
By Tan Malaka

Kalau suatu negara seperti Amerika mau menguasai samudra dan dunia, dia mesti rebut Indonesia lebih dahulu buat sendi kekuasaan"
By Tan Malaka

Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta memperhalus perasaan
By Tan Malaka

Bahwa kebiasaan menghafal itu tidak menambah kecerdasan, malah menjadikan saya bodoh, mekanis, seperti mesin"
By Tan Malaka

Modal bisa memenjarakan manusia, membuat manusia bekerja tanpa henti dari jam 5 subuh sampai jam 8 malam untuk kekayaan orang lain
By Tan Malaka

Bila seseorang ingin menaiki tangga sosial dan kebudayaan, mestilah merdeka lebih dulu. Dan pengetahuan tentang kemerdekaan di Barat 'lah dilahirkan dan dipergunakan
By Tan Malaka

Belajarlah dari Barat, tapi jangan jadi peniru Barat, melainkan jadilah murid dari Timur yang cerdas
By Tan Malaka

Cuma manusia pengecut atau curang yang tiada ingin melakukan pekerjaan yang berat yang bermanfaat buat masyarakat sekarang dan di hari kemudian itu
By Tan Malaka

Berpikir besar kemudian bertindak
By Tan Malaka

Revolusi Indonesia, bukanlah Revolusi Nasional semata-mata, seperti diciptakan beberapa gelitir orang Indonesia, yang maksudnya cuma membela atau merebut kursi buat dirinya saja, dan bersiap sedia menyerahkan semua sumber pencaharian yang terpenting kepada bangsa asing, baik  musuh atau sahabat. Revolusi Indonesia, mau tak mau, terpaksa mengambil tindakan ekonomi dan sosial serentak dengan tindakan merebut dan membela kemerdekaan 100%. Revolusi Kemerdekaan Indonesia tidak bisa diselesaikan dengan dibungkusi revolusi-nasional saja. Perang kemerdekaan Indonesia harus diisi dengan jaminan sosial dan ekonomi sekaligus
By Tan Malaka

"Dari dalam kubur suaraku akan jauh lebih keras daripada di atas bumi"
By Tan Malaka

Kalau suatu negara, seperti Amerika, mau menguasai samudera dan dunia, dia mesti rebut Indonesia lebih dahulu buat sendi kekuasaan"
By Tan Malaka

"Revolusi Indonesia sebagian kecil menentang sisa-sisa feodalisme dan sebagian yang terbesar menentang imperialisme Barat yang lalim ditambah lagi oleh dorongan kebencian bangsa Timur terhadap bangsa Barat yang menggencet dan menghinakan mereka"
By Tan Malaka

"Tidak, tak ada sesuatu program revolusioner yang berarti, jika tak ada pergerakan revolusioner"
By Tan Malaka

"Partai mesti berhubungan rapat dengan massa, terutama dalam kondisi penting, dengan segala golongan rakyat dari seluruh kepulauan Indonesia. Dengan tidak berhubungan seperti itu, tak akan ada pimpinan yang revolusioner"
 By Tan Malaka

"Revolusilah, yang bukan saja menghukum, menentang kecurangan dan kelaliman, tetapi juga mencapai sekalian perbaikan bagi yang buruk"
By Tan Malaka

"Bahwa dalam suatu perjuangan kita harus berjuang terus sampai habis-habisan"
By Tan Malaka

"Jiwa saya dari sini (Tokyo) dapat menghubungi golongan terpelajar (intelektual) dari penduduk Indonesia dengan buku sebagai alat"
By Tan malaka

"Dalam tiap-tiap macam perjuangan inisiatif mempunyai nilai besar"
By Tan Malaka

"Dengan ini kami juga mau membuktikan kepada pembaca-pembaca Indonesia kita, bahwa semua usaha lawan-lawan kita untuk menindas “cita-cita” akan sia-sia belaka"
By Tan Malaka

"Seandainya kita tak mendapatkan kemenangan yang lengkap, kita sedapat mungkin dapat menghindari kekalahan"
By Tan Malaka

"Padi tumbuh tak berisik"
By Tan Malaka

"Kita tak boleh merasa terlalu pesimis, pun tak boleh merasa terlalu optimis, karena kedua perasaan itu akan mudah membawa kita kepada oportunisme"
By Tan Malaka

"Teranglah sudah bahwa tongkat karet dan pistol tak akan mampu mengundurkan rakyat yang sedang melangkah maju"
By Tan Malaka

"Kamu tak akan kehilangan sesuatu milikmu kecuali belenggu budakmu"
By Tan Malaka

"Selama Indonesia ke dalam tetap bersatu dan solider, selama itu mereka (negara imperialis) akan menangguhkan usahanya merampas Indonesia. Akan tetapi, begitu perpecahan di dalam, mereka akan segera mendapatkan jalan melaksanakan untuk sekian kalinya politik devide et imperanya (memecah belah rakyat dalam golongan-golongan untuk dikuasai)"
By Tan Malaka

"Terdapat cukup alasan yang meramalkan bahwa kapitalisme dunia segera akan runtuh"
By Tan Malaka

"Jika kapitalisme kolonial di Indonesia besok atau lusa jatuh, kita harus mampu menciptakan tata tertib baru yang lebih kuat dan sempurna di Indonesia"
By Tan Malaka

"Kelahiran suatu pikiran sering menyamai kelahiran seorang anak. Ia didahului dengan penderitaan-penderitaan pembawaan kelahirannya"
By Tan Malaka


Berikut adalah beberapa tulisan dari Tan Malaka, semoga tulisan-tulisan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kita dan dapat menginspirasi kita untuk berbuat lebih baik.

Terimakasih sudah membaca



Baca juga : Kata-Kata Bijak Jendral Sudirman "Nasihat Seorang Jendral Besar"

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tan Malaka Pahlawan Yang Terlupakan "Kata-Kata Bijak Tan Malaka""

Popular Posts